Jakarta (13/06).-Balitbangkumham tidak setengah- setengah dalam mempersiapkan diri meraih predikat WBK. Untuk memperkuat pemahaman zona integritas, Balitbangkumham mengadakan sosialisasi yang ditujukan untuk pegawai.

Sekretaris Balitbangkumham, Yayah Mariani, memaparkan bahwa Balitbangkumham telah memenuhi komponen dalam indikator pengungkit. “Meski begitu yang paling menentukan tetap indikator hasil,” tegas Yayah. Untuk mencapainya, membutuhkan budaya integritas yang memperkuat organisasi. “Keberhasilan dari pembangunan zona integritas bergantung pada masing-masing individu disini,” jelas Yayah. Meski begitu, adanya sistem yang kuat turut menunjang keberhasilan zona integritas. “Sistem ini digerakkan oleh enam area perubahan yang menjadi komponen indikator pengungkit, jadi budaya inegritas dapat terjaga, ” jelasnya.

Aman Riyadi, Kepala Pusjianbang Kebijakan turut menambahkan. Menurutnya pembangunan zona integritas berarti komitmen pada kata ‘integritas’. “Ikuti hari nurani, hati nurani pasti benar! Jangan takut, jangan ragu,” tegas Aman. Sosialisasi yang dihadiri oleh pejabat struktural dan fungsional umum ini rencananya akan digelar secara rutin. “Akan diselenggarakan tiap Jumat, sehingga ada pembinaan dan pemahaman ke setiap pegawai,” terang Yayah. Nantinya pejabat struktural dan peneliti akan menjadi role model bagi pegawai yang lain. *(humas)

ses

ses

ses

ses

ses

ses


Komentar (0)