Jakarta (01/10), Kementerian Hukum dan HAM memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan diikuti seluruh pegawai dari 11 unit eselon utama. Kepala Balitbang Hukum dan HAM, R. Benny Riyanto, mewakili Menteri Hukum dan HAM membacakan amanat upacara.

Dalam amanat upacara hari ini, Benny menuturkan bahwa peringatan hari Kesaktian Pancasila penting untuk merefleksikan nilai-nilai Pancasila dalam konteks sosial hari ini. Pancasila sebagai dasar negara menurutnya akan tetap relevan karena sifatnya yang terbuka, paritsipatif, dan penuh kedamaian.

Menurutnya, Pancasila juga penting untuk mendasari kinerja Kementerian Hukum dan HAM mengingat dalam nilai Pengayoman terkandung juga nilai-nilai Pancasila. Ernst Utrecht, pakar hukum yang sempat menetap di Indonesia mendefinisikan Pengayoman sebagai alam yang berisi pandangan Bangsa Indonesia. Dimana Indonesia dilihat sebagai suatu kebulatan yang hidup dan integral, yang bukan untuk suatu golongan saja tapi untuk semua. “Untuk itu, sudah menjadi tugas kita bersama untuk mengimplementasikan Pengayoman sebagai tujuan dari sitem hukum di Indonesia,” pungkas Benny. (Humas)

 

upacara

upacara

upacara


Komentar (0)