Jakarta (23/5), Kepala Balitbang Hukum dan HAM, Asep Kurnia, menjadi narasumber pada kegiatan Harmonisasi Penyusunan Rancangan Peraturan Badan tentang Penyelenggaraan Penelitian di lingkungan BNN. BNN baru saja membentuk unit penelitian dan pengembangan untuk memperkuat fungsinya. Namun, belum ada payung hukum yang mengatur unit ini. Oleh karena itu, BNN ingin menilik penyelenggaraan penelitian di Kemenkumham sebagai objek studi tiru. Pada kegiatan tersebut Asep memaparkan tugas dan fungsi organisasi Balitbang Hukum dan HAM serta proyek riset 2019. Balitbang yang telah berdiri sejak 2001 memiliki tugas untuk mendukung proses pembuatan kebijakan di Kemenkumham. "Jadi riset yang kami lakukan selalu berorientasi pada kebutuhan unit utama," jelas Asep. Selaku moderator pada acara tersebut adalah Supardi (Kasubdit Perundang-undangan Direktorat Hukum Deputi Hubungan Kerjasama BNN). Kegiatan yang bertempat di Hotel Best Western Premiere The Hive diikuti oleh pejabat struktural Badan Litbang BNN. Jakarta (24/5), Kepala Balitbang Hukum dan HAM Asep Kurnia, membuka kegiatan Presentasi Desain Penelitian Peningkatan Kompetensi Notaris dalam rangka Mempersiapkan Notaris yang Profesional. Hadir sebagai narasumber, I Ketut Oka Setiawan (Guru Besar Magister Kenotariatan Universitas Pancasila) dan Lauddin Marsuni (Ketua Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia). Peneliti Balitbangkumham mendapati korelasi yang kuat antara kompetensi dengan profesionalitas notaris dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya. Presentasi hari ini lalu membahas upaya pemerintahan dalam meningkatkan kompetensi notaris.   Kepala Balitbangkumham, Asep Kurnia, berharap penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi Direktorat Jenderal AHU. "Semoga penelitian ini bisa memberikan rekomendasi untuk perubahan, penguatan serta penambahan regulasi mengenai pengangkatan Notaris yang menjamin kompetensinya," terang Asep. Kegiatan yang bertempat di Aula Balitbang Hukum dan HAM tersebut diselenggarakan oleh Puslitbang Hukum dan dihadiri oleh perwakilan dari  Universitas Jayabaya, Media Notaris, INIDKI, Ditjen AHU, Kanwil DKI dan Univesitas Muslim Indonesia. (*Humas)

 bnn

bnn

bnn

bnn


Komentar (0)