Jakarta (13/01) Umat Kristiani Balitbangkumham turut merayakan Ibadah dan Perayaan Natal 2018 Kemenkumham di Graha Pengayoman. Meski sebelumnya terjadi insiden kebakaran di gedung Sekretaris Jenderal, perayaan natal tetap berjalan lancar dan kondusif. Ketua Oikumene Kristiani Kemenkumham, F. Haru Tamtomo, mengatakan itu terjadi karena sinergi antar unsur dallam Kemenkumham.

Tema Natal yang diangkat Kementerian menyesuaikan dengan tema natal KWI dan PGI 2018 yaitu Yesus Kristus Hikmat bagi Kita. Kemenkumham menjabarkannya sesuai konteks kementerian dengan subtema “Dengan Hikmat Natal kita Wujudkan ASN Kemenkumham yang “PASTI”  untuk Menyongsong Era Industri 4.0”

Industri 4.0 harus diantisipasi oleh seluruh ASN Kemenkumham dengan segala tantangan dan peluangnya. Hal ini ditekankan oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, dalam sambutannya.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus dimanfaatkan dalam kerja pelayanan publik berlandaskan semangat PASTI. Yasonna berharap, hikmat Natal tahun ini dapat menjadi fondasi bagi jemaat Kristiani Kemenkumham untuk menjalankan kerja pelayanan publik.

Perayaan Natal tahun ini sekaligus menjadi momentum untuk mengajak segenap umat medoakan korban bencana alam di NTB, Palu, Donggala, juga bencana tsunami di Banten dan Lampung serta bencana longsor di Sukabumi.

Pada kesempatan ini, Menteri Hukum dan HAM juga memberikan tanda kasih kepada dua (2) panti asuhan yaitu Panti Asuhan Hasrat Suci Putri Mandiri di Nabire, Papua serta Panti Asuhan Darul Hadlanah Nahdlatul Ulama Kota Salatiga.

Turut hadir dalam Perayaan Natal: Pimpinan Tinggi Madya, Pimpinan Tinggi Pratama serta umat Kristiani Kementerian Hukum dan HAM. (*Humas Balitbangkumham)

NATAL

NATAL


Komentar (0)