Bengkulu, Paska kerusuhan dan kebakaran yang meludeskan seluruh bangunan Rutan Kelas IIB Bengkulu, tentu diperlukan langkah-langkah yang komprehensif oleh jajaran Kementerian Hukum dan HAM guna mengembalikan kondisi bangunan serta memastikan ketidak-berulangan insiden serupa di waktu mendatang. Terkait hal tersebut, tim kajian isu aktual yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Litbang Hukum dan HAM, Y. Ambeg Paramarta, mencoba menggali gambaran riil di lapangan pada Rutan Kelas IIB Bengkulu dan Lapas Kelas IIA Bengkulu (17/5). Saat melakukan peninjauan lapangan, tim yang didampingi oleh jajaran Kanwil Hukum dan HAM Bengkulu menemukan berbagai fakta terkait: kerusakan yang dialami Rutan paska kerusuhan dan pembakaran, kondisi pengamanan dari petugas dan regu jaga, serta gambaran persepsi tahanan terhadap situasi Rutan. Adapun paska kerusuhan, sejumlah 252 tahanan dipindahkan sementara ke Lapas Kelas IIA Bengkulu. Diharapkan melalui kajian yang telah dilaksanakan, Menteri Hukum dan HAM memperoleh bahan pertimbangan yang objektif dan ilmiah dalam mengambil kebijakan terkait gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas/Rutan.


Komentar (0)