Jakarta (01/02) - Kepala Balitbang Hukum dan HAM menghadiri Pengambilan Sumpah PNS Kementerian Hukum dan HAM tahun 2019. Di antara 17.256 CPNS yang diangkat, 24 diantaranya merupakan CPNS yang telah satu tahun melaksanakan tugas di Balitbang Hukum dan HAM.

Acara yang berlangsung di Balai Sarbini ini dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM, Menteri PAN RB, Kepala Ombudsman RI, serta Perwakilan dari Lembaga Administrasi Negara. Hadir pula pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.

Dalam sambutannya, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, menyinggung tentang era industri 4.0 yang sudah di depan mata. Kemenkumham telah menyongsong era ini dengan menjalankan program-program berbasis teknologi informasi (TI), seperti Simpeg dan e-Learning. Yasonna berharap CPNS yang baru saja dilantik memanfaatkan kesempatan ini untuk terus berkembang. "Jangan pernah lelah untuk berkompetisi dalam menghadapi era industri 4.0 dengan penuh integritas," pesan Yasonna.

Pendapat ini diamini oleh Menteri PAN-RB, Syafrudin. Menurut Syafrudin, di era milenial ini, negara membutuhkan Smart ASN yang mampu berkompetisi di tengah Internet of Things (IoT). “ASN Kemenkumham pun harus memanfaatkan kecanggihan TI untuk mendukung pelayanan hukum,” himbau Syafrudin.

Di kesempatan yang lain, Kepala Balitbang Hukum dan HAM, Asep Kurnia berpesan pada PNS 2019 yang baru diangkat. “Anda adalah CPNS terbaik, karena itu tunjukkan kinerja terbaik juga, serta jaga integritas,” tutur Asep.

Setelah Pengambilan Sumpah PNS, Menteri Hukum dan HAM memberikan penghargaan kepada CPNS berprestasi. Salah satunya, Sabrina Nadila dan tim kreatif dari Balitbang Hukum dan HAM yang telah menghasilkan mars serta logo Balitbang Hukum dan HAM.

Selain Pengambilan Sumpah, acara kali ini ditujukan untuk membuka orientasi bagi CPNS Kemenkumham 2018. Balitbang Hukum dan HAM akan menerima 44 CPNS yang mulai bertugas minggu depan. (*Humas)

pelantikan pns

pelantikan pns

pelantikan pns

pelantikan pns

pelantikan pns


Komentar (0)