Jakarta, 24/05 – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM Prof. Benny Riyanto didampingi Sekretaris Balitbang Hukum dan HAM Yayah Mariani, Kapusdatin Daniel Tobing dan jajarannya menerima kunjungan USAID yang diwakili oleh Dondy Sentya (Rule of Law Specialist Office of DRG) dan The Asia Foundation yang diwakili oleh Kala Finn (Chief of Party), Renata, Ajeng, dan Himawan melalui Program eMpowering Accesss to Justice (MAJU) di ruang kerja lantai 8 Balitbangkumham. Pertemuan membahas tindaklanjut dari pertemuan yang pernah dilakukan sebelumnya yaitu pada tahun 2017. Hasil IT Assesment yang dilakukan oleh tim Project dari The Asia Foundation yang menjangkau 21 organisasi dalam penentuan organisasi pengelola data base, desain dan model data base maka diputuskan aplikasi yang dimiliki Balitbang Hukum dan HAM yaitu DataMasKumHam (database permasalahan hukum dan HAM) yang merupakan subsistem dari SIPKUMHAM (Sistem Informasi Penelitian Hukum dan HAM).

Salah satu out come dari Project MAJU adalah mendukung pemerintah dan Lembaga quasi pemerintah untuk memberikan perlindungan hak warga negara melalui pengambilan kebijakan berbasis bukti. Pertemuan hari ini membahas kelanjutan kedepan melalui kerjasama antara kedua belah pihak. Benny menyambut baik dan mengapresiasi atas kerjasama ini dan berharap dapat berjalan lancar, jelas dan transparan. Prinsip nya bila kita diberikan kepercayaan maka kita akan melakukan semaksimal mungkin ujar Benny diakhir pertemuan. (Yanti)


 


Komentar (0)