Senin (29/0419) Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham NTT menghadiri kegiatan teleconference yang diselenggarakan Badan Penelitian Hukum dan HAM RI bertempat di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT. Pada kesempatan tersebut Kepala Badan Penelitian Hukum dan HAM Dr. Asep Kurnia, S.H., M.Si menyapaikan bahwa Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM melakukan Penelitian Karakteristik Narapidana Kasus Narkotika dengan tujuan untuk memetakan narapidana narkotika di seluruh Indonesia dan mencari keterkaitan faktor kriminogen dengan peningkatan jumlah narapidana narkotika.

Selain itu Dalam pelaksanaannya, dibentuk suatu Tim Penelitian Kantor Wilayah untuk mengambil data-data yang dibutuhkan, bekerja sama dengan Tim Penelitian Balitbang Hukum dan HAM. Selain itu dalam rangka akuntabilitas, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM harus membuat SK Tim Asistensi Penelitian Balitbang Hukum dan HAM yang akan mendampingi Tim Penelitian Balitbang Hukum dan HAM dalam melakukan penelitian bersama di Lapas/Rutan yang sudah ditentukan sebelumnya.

Pada Kanwil Kemenkumham Nusa Tenggara Timur, Tim Kajian Kantor Wilayah wajib mengambil data di 3 (tiga) UPT yang telah yang telah ditentukan Balitbang Hukum dan HAM yakni: LAPAS KELAS III PEREMPUAN KUPANG, LAPAS KELAS IIA KUPANG, dan LAPAS KELAS IIB ATAMBUA. Namun apabila jumlah narapidana kasus narkotika tidak memenuhi jumlah responden yang ditetapkan, maka Tim Kajian Kantor Wilayah dipersilakan untuk mengambil data responden sisanya di UPT lainnya.

Turut hadir dalam teleconference tersebut para Kepala UPT Pemasyarakatan yang berada di wilayah Kota Kupang, Perancang Perundang-undangan, pejabat struktural dan JFU Bidang HAM.



Komentar (0)