Jakarta ( 27/10) – Hari ini Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, meluncurkan aplikasi SIPKUMHAM pada Upacara peringatan Hari Dharma Karyadhika 2020. Aplikasi SIPKUMHAM merupakan salah satu terobosan digital yang dilakukan Balitbangkumham untuk mendukung perlindungan hukum dan pemajuan HAM. SIPKUMHAM bekerja dengan teknologi artificial intellegence dan crawling data. Dengan teknologi ini, aplikasi dapat menjaring ribuan data hukum, HAM dan layanan publik yang terpublikasikan di media online dan media sosial secara realtime. Tidak berhenti disitu, SIPKUMHAM juga mampu mengklasifikasikan berita tersebut dalam isu permasalahan hukum, HAM dan layanan publik.

Menteri Yasonna H. Laoly , menyampaikan bahwa database permasalahan hukum dan HAM yang dikumpulkan tidak hanya dimanfaatkan oleh peneliti Balitbangkumham. Database tersebut juga digunakan oleh pegawai di kantor wilayah untuk memperoleh informasi terkait situasi hukum, HAM dan layanan publik yang terkini. Lewat data SIPKUMHAM, peneliti dan kantor wilayah dapat menyusun rekomendasi kebijakan dengan mengacu data situasi hukum dan HAM secara realtime. Ke depan harapannya SIPKUMHAM dapat dimanfaatkan oleh unit utama, K/L dan masyarakat sipil untuk melihat gambaran besar isu hukum, HAM dan layanan publik.Dalam kegiatan ini, Yasonna juga menyerahkan penghargaan bagi pegawai berprestasi di lingkungan Kemenkumham. Dua di antaranya merupakan Kepala Pusat Pengembangan Data dan Informasi Penelitian Hukum dan HAM, Aman Riyadi yang menginisiasi aplikasi ASA, serta Machyudie yang menciptakan aplikasi SIPKUMHAM.

Kegiatan Upacara HDKD 2020 ini diikuti seluruh Satker Kemenkumham dan seluruh pegawai di lingkungan Kemenkumham baik secara daring maupun tatap muka (*Humas)


Komentar (0)