Jakarta (15/07)- Survei penilaian integritas adalah suatu penilaian yang dilakukan kepada institusi dengan mengkombinasikan pendekatan persepsi dan pengalaman baik secara langsung maupun tidak langsung dan diwakili oleh pegawai/pejabat publik dalam melaksanakan tugas secara transparan, akuntabel dan anti korupsi. "Penilaian dalam survei ini akan difokuskan dalam budaya kerja anti korupsi, system anti korupsi/pencegahan anti korupsi, pengelolaan SDM dalam Tindakan anti korupsi serta pengelolaan anggaran yang transparan,’’ jelas Sekretaris Balitbangkumham Yayah Mariani dalam pengarahannya saat kegiatan Pengisian Survei Penilaian Mandiri Persepsi Integritas (PMPI).

Yayah juga menyampaikan survei hari ini berasal dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dimanahkan kepada inspektorat-inspektorat untuk dilakukan pengisian di wilayah kerjanya. Survei akan dilakukan kepada internal dan eksternal . "Kenapa eksternal juga ada, sebab untuk melihat pandangan masyarakat terhadap pelayanan publik institusi tersebut,’’ terang Yahya.

Sementara itu, dalam pembukaan kegiatan. Kepala Balitbangkumham, Sri Puguh Budi Utami, yakin jika Balitbangkumham tidak ada yang melakukan korupsi sebab salama ini SDM di Balitbang sudah terbukti integritasnya dan hal itu dibuktikan dengan mendapatkan status Wilayah Bebas Korupsi ( WBK) pada tahun 2019. "Balitbang juga rutin mengadakan kegiatan seminar dan penguatan rohani untuk menjaga serta meningkatkan moral dan integritas pegawai di lingkungan Balitbang,’’ jelas Utami.

Kegiatan Pengisian Survei Penilaian Mandiri Persepsi Integritas (PMPI) ini dilakukan secara daring dan diikuti seluruh pegawai di lingkungan Balitbangkumham.(*Humas)

 

 

 


Komentar (0)