Jakarta (15/02) - Asisten Deputi Pengelolaan Pengaduan Aparatur dan Masyarakat Kemenpan RB, Agus Uji Hantara, memberi arahan terkait pelaksanaan pembangunan zona integritas Balitbangkumham. Menurut Agus, jika dilihat dari laporan Ombudsman RI, KPK maupun BPK, Balitbangkumham sudah bersih dan menindaklanjuti seluruh rekomendasi.

Agus menyampaikan bahwa predikat WBBM bukanlah tujuan, melainkan prinsip yang harus dipegang dalam menjalankan tugas utama. Untuk mencapai predikat WBBM, Agus mendorong Balitbangkumham agar menciptakan inovasi-inovasi baru yang mendukung penelitian. “Kami masih menunggu inovasi Balitbangkumham yang wow, yang mendukung pemanfaatan penelitian,” terang Agus.

Kepala Balitbangkumham dalam pembukaan kegiatan menjelaskan bahwa tahun 2021 ini Balitbangkumham berkomitmen menjadi lembaga think-tank yang PASTI. Untuk mewujudkannya, Balitbangkumham berinovasi menggelar Konferensi Internasional yang dilaksanakan secara daring. Harapannya, dengan diselenggarakan acara bertaraf internasional ini, pemanfaatan hasil riset pun berkembang.

Agus Uji mengapresiasi inovasi yang digagas Balitbangkumham. Menurutnya tata nilai PASTI sudah bagus dan harus menjadi komitmen pimpinan untuk menerapkannya. “Itu yang perlu dimantapkan dalam pembangunan WBBM,” tegasnya. (*Humas)


Komentar (0)