Jakarta (10/11) – Balitbangkumham menjajaki peluang kerjasama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Dalam forum diskusi BPIP dengan Kemenkumham pagi ini, Sekretaris Balitbangkumham yang mewakili Kepala Balitbangkumham, Yayah Mariani mengenalkan aplikasi dan inovasi selama 2020. Terdapat empat inovasi yang dikenalkan yaitu aplikasi Tiga A, aplikasi ASA, aplikasi SIPKUMHAM dan forum diskusi daring OPini.

Yayah Mariani membuka peluang bagi BPIP untuk memanfaatkan aplikasi yang diinisiasi Balitbangkumham. Aplikasi Tiga A misalnya, dapat dimanfaatkan untuk melihat bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dalam penerapan layanan publik. Sementara, aplikasi SIPKUMHAM dapat dilihat untuk melihat isu-isu yang berkaitan dengan penerapan Pancasila di masyarakat. “Lewat SIPKUMHAM kita bisa melihat perkembangan isu hukum dan HAM dari media online secara realtime lalu dianalisis kaitannya dengan nilai Pancasila,” jelas Yayah.

Yayah menambahkan, bahwa Balitbangkumham terbuka untuk peluang diskusi isu aktual dalam forum daring Obrolan Peneliti (OPini). “Saya berharap nantinya bapak/ibu dari BPIP dapat menjadi narasumber dalam gelaran OPini untuk mengupas isu terkini terkait Pancasila,” terang Yayah.

Sebelumnya dalam nota kesepahaman antara Kemenkumham dan BPIP telah disebutkan poin kerjasama yang dapat dilakukan, di antaranya kegiatan penelitian, pengembangan dan pertukaran data/ informasi. Balitbangkumham berharap kolaborasi dengan BPIP dapat benar-benar diwujudkan lewat perjanjian kerjasama yang lebih teknis.


Komentar (0)