Jakarta(31/08)- ’’ Pembinaan Jabatan Fungsional di lingkungan Kemenkumham (JF Bidang Pemasyarakatan; Keimigrasian; Penyuluh Hukum; dan Analis Hukum), berdasarkan tolok ukur 17 indikator (dengan skala guttman, untuk mendapatkan jawaban tegas responden) menunjukkan persepsi sebagian besar
responden menyatakan pembinaan JF di lingkungan Kemenkumham sudah sangat baik (87.15 %). Sementara sebagian kecil (12.85%) responden menyatakan belum ,’’ Jelas Peneliti Balitbangkumham, Ahmad Sanusi  dalam kegiatan Diskusi Publik Pola Pembinaan Jabatan Fungsional (JF) di Lingkungan Kemenkumham (di Bidang Pemasyarakatan, Imigrasi, Penyuluh Hukum, dan Analis Hukum)  “ pagi ini.

Sanusi juga menyampaikan Instansi pembina jabatan fungsional di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusi perlu berkordinasi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, untuk segera menyusun kurikulum jabatanfungsional sesuai dengan jenjang jabatannya dengan memperhatikan
kebutuhan diklat dari setiap jenjang jabatan dimaksud.’’Pejabat Pembina Kepegawaian Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam pemanggilan peserta Diklat Jabatan Fungsional juga perlu memperhatikan kebutuhan pegawai dan organisasi  ,’’ Pesan Peneliti Balitbangkumham.

Dalam kegiatan ini, mengundang Ibu Dra. Marhaeni Diah S, M.Pd., (Analis Kepegawaian Ahli Muda pada Badan Kepegawaian Negara) sebagai narasumber. Setelah diskusi publik, tim peneliti akan melakukan penyempurnaan terhadap hasil penelitian yang dilakukan, sebelum dibuat menjadi policy brief untuk diserahkan kepada stakeholder terkait. (*Humas)


Komentar (0)