Jakarta (23/12) - Sebanyak 83 satker Kemenkumham mendapatkan predikat WBK/WBBM tahun ini. Angka ini meningkat dua kali lipat dibanding 2019 dimana terdapat 42 satker yang berpredikat WBK/WBBM. Dari 83 satker, 71 di antaranya mendapatkan predikat WBK dan 12 mendapatkan predikat WBBM. Kepala Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal menjelaskan bahwa sebelumnya sudah ada 512 satker yang lolos seleksi TPI. Ini menunjukkan bahwa semangat satker dalam mengimplementasikan reformasi birokrasi begitu besar.

Dalam kesempatan Entry Meeting Evaluasi Pelaksanaan RB, Sekretaris Deputi RB Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kementerian PAN RB, Agus Uji Hantara mengapresiasi capaian ini. Secara khusus, Agus menyinggung tentang aplikasi survei IPK/IKM yang digagas Balitbangkumham. Menurutnya, aplikasi survei ini membantu proses monitoring pelaksanaan reformasi birokrasi hingga tingkat satker.

Agus juga mengapresiasi ketujuh rekomendasi RB di tahun 2019 telah direspon dan dilakukan perbaikan. Rekomendasi yang dimaksud tidak lain merupakan revisi organisasi dan tata kerja Kemenkumham, serta evaluasi pengaduan masyarakat dan gratifikasi secara rutin tiap triwulan.

Dalam kegiatan entry meeting hari ini, Kepala Biro Perencanaan mempresentasikan capaian kinerja Kemenkumham selama satu tahun, termasuk penghargaan Rekor MURI yang didapatkan Balitbangkumham. Kegiatan entry meeting ini diikuti oleh Sekretaris Balitbangkumham dan jajaran Bagian Program dan Pelaporan. (*Humas)

 

evaluasi rb

evaluasi rb

evaluasi RB


Komentar (0)