Batam (4/2) “Sekarang Kanim Batam semakin responsif, petugas tetap memberikan pelayanan meski jam istirahat,” puji Kepala Balitbangkumham, Asep Kurnia, di sela pengarahannya terkait survei IPK IKM di jajaran Satker Imigrasi Kepulan Riau.

Asep menjelaskan bahwa menjadi satker WBK/WBBM tidak bisa diartikan semata-mata sebagai keberhasilan mendapatkan nilai survei IPK/IKM tinggi. “Tapi yang penting komitmen dan konsistensi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang harus dikejar!”terang Asep.

Dalam kegiatan tersebut, Asep memberikan berbagai masukan penting terkait strategi pembangunan WBK/WBBM. Asep menghimbau agar Kepala Satker dapat menjadi role model dan memliki komitmen yang kuat dalam membangun zona integritas. “Jangan segan- segan untuk turun langsung ke lapangan, Kepala Satker harus sering mengkontrol jajaran dibawahnya sehingga jika ada hal yang kurang baik dapat segera diperbaiki,” jelas Asep.

Asep menjelaskan survey IPK IKM ini merupakan amanat dari Permenpan Nomor 14 tahun 2017 tentang Pedoman Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Nantinya survey ini dapat dijadikan dasar untuk perbaikan pelayanan publik kepada masyarakat yang sekaligus juga sebagai bahan pertimbangan untuk pengusulan satker yang akan meraih predikat WBK/WBBM.


Komentar (0)