Jakarta (07/07)- Semenjak diluncurkan 2019 lalu, aplikasi Survei 3A Balitbangkumham telah digunakan di 7 K/L lainnya. Hari ini Kementerian Perhubungan juga resmi memanfaatkan aplikasi survei 3A. Penyerahan secara simbolik aplikasi 3A diberikan langsung oleh Kepala Balitbangkumham, Sri Puguh Budi Utami kepada perwakilan dari Kementerian Perhubungan, Firdaus Kormano, selaku Kepala Pusat Pengolaan Tranportasi Berkelanjutan.

Kepala Pusat Pengelolaan Transportasi Berkelanjutan, Firdaus Kormano, menyampaikan bahwa aplikasi Tiga A sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Reformasi Birokrasi di Kementerian Perhubungan. Hal ini karena metode penghitungan aplikasi Tiga A sama dengan metode penghitungan yang telah ditetapkan Kementerian PAN-RB sebagai pembina Reformasi Birokrasi.

Saat ini, Kementerian Perhubungan memiliki 521 unit layanan publik yang tersebar di seluruh Indonesia. Menurut Firdaus, aplikasi ini bisa membantu Kementerian Perhubungan untuk melakukan monitoring kualitas layanan secara realtime. “Mudah-mudah dengan hasil yang realtime ini, kita dapat mengecek UPT dibawah dengan cepat serta dapat mengetahui sejauh mana kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Kemenhub,” jelasnya.

Kepala Balitbangkumham, Sri Puguh Budi Utami, menyampaikan untuk melaksanakan reformasi birokrasi, K/L harus mengetahui kualitas layanan di mata masyarakat. “Dengan penggunaan yang mudah dan hasil realtime, Tiga A dapat memberi gambaran intervensi apa yang harus dilakukan untuk perbaikan,” jelasnya.

Dalam penyerahan aplikasi hari ini, Utami menyilakan adanya modifikasi aplikasi menyesuaikan kebutuhan Kementerian Perhubungan. “Aplikasi ini kami bangun untuk Indonesia, jadi silakan saja, kami harap pemanfaatan aplikasi ini bisa mendukung Indonesia Maju,” tutur Utami. (*Humas)


Komentar (0)