Jakarta (14/08) - Peneliti Madya Balitbang Hukum dan HAM, Nevey Varida Ariani, ikut ambil bagian dalam Asian Pacific Research in Social Sciences and Humanities - University Indonesia Conference di Hotel Luwansa. Dalam acara yang dihadiri akademisi dalam negeri dan luar negeri tersebut, Nevey memaparkan hasil penelitian Balitbang tentang pemberian hak aksesibilitas warga binaan permasyarakatan (WBP) melalui teknologi informasi.

Dalam penelitian ini, Nevey mengindentifikasi kesiapan SDM, sarana dan kapasitas TI Ditjen Pemasyarakatan dalam memberikan akses hak WBP. Hak tersebut antara lain Cuti Bersyarat, Pembebasan Bersyarat dan Cuti Menjelang Bebas. Penelitian sudah dilaksanakan di akhir bulan mei lalu dan policy brief nya telah di serahkan kepada Menkumham.

Melalui konferensi ini Nevey mengharapkan hasil penelitian Balitbangkumham mendapatkan output proceeding ke jurnal internasional serta dapat memperluas jangkauan hasil penelitian Balitbang. Nevey juga mengatakan "Yang paling penting dalam acara ini adalah untuk meningkatkan mutu Penelitian melalui publikasi internasional," ujarnya.(*Humas)

das

sdad

sda

dfs


Komentar (0)