Jakarta (07/09)– Jelang tahap evaluasi Tim Penilai Nasional (TPN), Balitbang Hukum dan HAM kembali mendapatkan penguatan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kali ini dari Tim Penilai Internal (TPI) Kemenkumham.

“ Prosedur pelayanan efektif dan efisien serta pelayanan yang tidak berbelit-belit adalah faktor-faktor untuk bisa menciptakan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) . Selain itu inovasi dalam pelayanan publik merupakan kunci utama untuk meraih WBBM,’’ Jelas Inspektur Wilayah I Kemenkumham RI , Bapak Ahmad Rivai dalam sambutan saat membuka kegiatan pagi ini.

Sependapat dengan pernyataan diatas, Auditor Muda pada Inspektorat Wilayah 1 Bapak M.H. Kesuma Negara menyampaikan bahwa inovasi sangat penting dalam penilaian sebab tim penilai akan melihat seberapa berhasilnya inovasi itu dalam membawa perubahan dalam pelayanan publik kepada masyarakat.’’ Selain itu diharapkan juga untuk melihat perkembangan berita mengenai instansi di media cetak , internet dan sosial apakah ada berita negatif tentang instansinya kalau ada harus cepat diatasi dan dicari solusinya karena itu sangat berpengaruh dalam penilaian,’’ pesan Kesuma.

Sementara dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Kepala Balitbangkumham Sri Puguh Budi Utami menyampaikan bahwa saat ini Balitbangkumham terus melakukan inovasi dan tidak lupa juga melakukan perkembangan dalam inovasi yang sudah dibuat sebelumnya seperti melakukan pembaharuan dengan cara menambahkan bahasa baru dalam aplikasi 3AS yaitu bahasa jepang dan inggris agar lebih mudah digunakan WNA .’’ Selain itu salah satu inovasi Balitbangkumham yaitu SIPKUMHAM mendapat penghargaan top 45 Inovasi pelayanan publik dari KemepanRB,’’ Jelas Utami

Kegiatan monitoring dan penguatan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) hari ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom dan diikuti seluruh pegawai di lingkungan Balitbangkumham.(Humas)

 

 


Komentar (0)