Jakarta (08/12) - Dirjen Imigrasi, Jhoni Ginting, meminta Balitbangkumham untuk melakukan riset seputar pelayanan paspor. Menurut Jhoni, isu penerbitan paspor dan usulan perpanjangan masa berlaku paspor merupakan tantangan yang harus dijawab lewat penelitian. Peneliti diminta mengkaji dari berbagai aspek terkait usulan perpanjangan masa berlaku paspor dari yang semula 5 tahun menjadi 10 tahun.
  
Selain isu seputar paspor, Dirjen Imigrasi juga mengapresiasi usulan penelitian Balitbangkumham terkait perubahan data paspor warga negara saat di luar negeri. Menurutnya permasalahan ini merupakan masalah klasik di Ditjen Imigrasi yang harus segera diselesaikan. Permasalahan ini terjadi sebagian besar akibat manipulasi yang dilakukan para biro jasa pemberangkatan Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) “Mereka sering itu memalsukan data, umur dan nama agar diijinkan berangkat, sampai sana baru minta ganti data,” jelasnya. Hal ini akhirnya menimbulkan kekacauan data saat proses perpanjangan paspor.

Menurut Jhoni Ginting, Balitbangkumham perlu bekerjasama dengan stakeholder atau kementerian lain untuk melakukan penelitian tersebut. Hal ini mengingat persoalan data paspor TKI berkaitan erat dengan K/L lainnya. (*Humas)

 


Komentar (0)