Jakarta (Selasa 4/10/2016) bertempat di Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM telah dilaksanakan kegiatan Stakeholder Meeting dengan judul “Studi Meta Analisis Hubungan antara Program Deradikalisasi dengan Terorisme”. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Meta Analisis Data Penelitian Hukum dan HAM, Petrus Uje Palue, S.H., M.Si. dan dihadiri oleh beberapa stakeholder terkait seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Densus 88, Kantor Penghubung Provinsi Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali, Sumatera Selatan, dan Lembaga Swadaya Masyarakat. Bidang Meta Analisis Data Penelitian Hukum dan HAM sebelumnya telah melakukan penelitian/ studi meta analisis atas hubungan antara program deradikalisasi dengan terorisme, dan Stakeholder Meeting ini merupakan kelanjutan kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan saran atau masukan terhadap beberapa rekomendasi terkait pencegahan dan penanganan terorisme.

Beberapa peserta tampak aktif menanggapi diskusi dan memberikan saran yang bermanfaat terhadap rekomendasi yang telah ada. Seperti diungkapkan Sumharmoko dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pihaknya mengapresiasi rekomendasi yang ditujukan pada instansinya, dia juga menambahkan substansi pengetahuan atau materi pendidikan mengenai terorisme sebaiknya disesuaikan dengan kelompok sasarannya yaitu anak-anak. Pada akhirnya, kegiatan ini diharapkan sebagai bahan evaluasi bagi Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM, khususnya Bidang Meta Analisis Data Penelitian Hukum dan HAM dalam pembuatan rekomendasi kebijakan selanjutnya.


Komentar (0)