Jakarta (21/07). Sebagai lembaga penelitian dan pengembangan, Balitbangkumham terus berusaha meningkatkan kompetensi dan pengembangan para penelitinya. Hari ini balitbang menyelenggarakan sosialiasi alur penilaian, penyusunan jurnal serta update terkini terkait jabatan fungsional peneliti yang dikemas secara virtual.

 

Hadir sebagai narasumber, Yoke Pradanatama dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Yoke menjelaskan dinamika perubahan terkini dalam Peraturan LIPI No 20 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Peneliti. Salah satu perubahan signifikan pada peraturan ini adalah adanya hasil kerja minimal atau HKM.

 

HKM atau hasil kerja minimal merupakan unsur utama yang harus dicapai minimal oleh peneliti sebagai prasyarat pencapaian hasil kinerja yang harus dipenuhi  setiap periode. " HKM digunakan peneliti yg hendak naik jenjang/jabatan/periodesasi. Jadi tidak hanya  angka kredit kumulatif tapi juga disertai  HKM untuk uji kompetensi," ujar Yoke.

 

Selain itu Yoke juga menjelaskan terkait alur  proses penilaian kinerja jabatan fungsional   peneliti dan angka kreditnya, penyusunan jurnal  serta penjelasan terkait E-Peneliti.

 

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Balitbangkumham, Sri Puguh Budi Utami. Dalam arahanyabeliau perpesan agar para peneliti dapat memanfaatkan forum penting ini dengan baik, peserta harus dapat mencermati dan memperhatikan apa yang akan di sampaikan oleh narasumber terutama terkait HKM, penilaian kinerja dan pemanfaatan E-Peneliti agar kedepannya tidak tersesat dalam pelaksanaan tugas. ( *Humas).

 


Komentar (0)