Jakarta (26/9) – Sebagai sebuah instansi yang menyediakan kesempatan bagi masyarakat untuk mempublikasikan Karya Tulis Ilmiah (KTI) penting bagi para pegawai pengelola jurnal untuk mengetahui tata cara penulisan kata dan tata Bahasa yang benar. Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat membantu setiap pembaca untuk memahami tulisan yang sudah dipublikasikan.

 

“Salah satu hal yang penting diperhatikan pada saat melakukan penyuntingan adalah memperhatikan kaedah yang ada, hal-hal seperti kepekaan bahasa, dan kebenaran fakta dan data, penalaran dan konsistensi penulisan. Penyunting perlu menyunting naskah sekali lagi secara keseluruhan dan melakukan pembetulan atas kesalahan yang masih dijumpai, termasuk kesalahan pengetikan,” ujar Setyo Untoro, KepalaSubbid. PembinaanTenagaKebahasaan, PusatPembinaan,BadanBahasa, pada kegiatan Workshop Penyuntingan Naskah Berbahasa Indonesia.

 

Kegiatan ini diadakan dalam rangka meningkatkan kemampuan pengelola jurnal dalam menyunting penulisan jurnal ilmiah yang telah masuk ke redaksi e-jurnal Balitbang Hukum dan HAM, serta bagi pejabat fungsional pranata humas semakin paham mengenai kepenulisan bahasa yang benar. (*Humas)

 

 


Komentar (0)