Jakarta (13/08) Balitbangkumham terus menaruh perhatian pada kualitas hasil penelitian.

Menurut Kepala Balitbangkumham, Asep Kurnia, Balitbang harus memainkan peran yang lebih strategis dan bermanfaat khususnya bagi Kementerian Hukum dan masyarakat. "Kita harus berupaya menemukan metodologi penelitian yang tepat untuk mewujudkan peran tersebut," jelas Asep.

Hadir sebagai narasumber, Dr Jadi suriadi, pendiri Wellbeing Institut dan Dr. Fathoni ( Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi). Dr.Jadi memaparkan, well being metodology merupakan metode riset publik yang menghasilkan penelitian terukur, seimbang, dinamis dan berdasarkan kemaslahatan publik. Jadi juga menjelaskan, riset publik harus menangkap sensitivitas masyarakat yaitu masyarakat sebagai subjek dan objek, topik untuk kepentingan masyarakat, dan data informasi serta kebenaran dari masyarakat. "Riset publik akan mengalami keuntungan jika dilakukan secara terbuka" jelasnya.

Acara dihadiri oleh seluruh penjabat struktural serta para Peneliti Utama, Madya,Muda dan Pratama Balitbang Hukum dan HAM. (*Humas)

 

sad

dad

khj

ujhy


Komentar (0)